Feb 21, 2016

Saat akhir kematian Rasulullah saw

Saat Rasulullah sakit ketika itu, baginda keluar dari rumah beliau dipimpin oleh saidina Ali dan fadl ibnu abbas. Ketika itu saidina abu bakar menjadi imam. Saat rasulullah datang, saidina abu bakar mengundur kebelakang tetapi ditahan rasulullah saw.

Setelah melakukan solat, Rasulullah  berdiri dan berkhutbah dan bercerita tentang banyak perkara.

Rasulullah saw berkata "seorang hamba disuruh memilih antara dua hal, iaitu abadi di dunia atau bertemu Allah disyurga. Hamba yang mengerti akan hal itu memilih Allah."

Ketika itu para sahabat dan para jemaah tiada yang faham.

Saidina Abu Bakar yang mendengar telah menghambur tangis beliau. Setelah melihat Saidina Abu Bakar menangis, dikiri dan kanan  beliau turut sama menangis.

Ketahuilah mereka, sesungguhnya Rasulullah akan dipanggil menghadap Allah.

Rasulullah saw menyambung khutbahnya, "siapa pun diantara kalian, siapa pun diantara kalian, yang pernah aku sakiti, atau aku ambil haknya ataupun aku zalimi kalau ingin mengqisas menuntutlah sekarang saat ini. Aku tidak mahu bertemu Allah dalam keadaan aku menzalimi."

Para sahabat terdiam. Tiada seorang pun yang ingin menuntut qisas. Ketika rasulullah saw ingin menyambung khutbahnya tiba-tiba terdengar suara dari belakang. "Aku yang akan menuntut qisas keatasmu ya Rasulullah."

Para sahabat tercengang. Siapa yang berani menuntut qisas kepada rasulullah. Rasulullah meminta orang itu maju ke depan. Setelah pemuda itu ke depan ternyata semua orang begitu terkejut. Bagaimana mungkin seorang yang didoakan rasulullah yang akan masuk syurga tanpa hisab akan menuntut qisas. Dialah ukasyah.

Ukasyah berkata "aku akan menuntut Ya Rasulullah."

Rasulullah menjawab "silakan."

Saidina Ali yang berada dikanan nabi berkata, "biar aku yang menanggung ya rasulullah."

Fadl ibnu abbas yang berada dikiri nabi juga berkata, "biar aku yang tanggung."

Nabi saw berkata "tidak, ini urusanku dengan ukasyah. Ukasyah apa yang engkau ingin menuntut keatas ku?"

Ukasyah berkata, "ya Rasulullah, masihkah engkau ingat, disaat perang badar, ketika engkau meminta meluruskan barisan perang, engkau telah memukulku dengan tongkat dan ketahuilah pinggangku sakit sekali ya Raaulullah dan sampai ke hari ini aku masih merasakan sakit. Aku akan membalas keatasmu ya rasulullah."

Nabi berkata, "balaslah jika engkau ingin membalas."

Ukasyah berkata, " ya rasulullah, saat engkau memukulku aku tidak memakai baju tapi sekarang engkau memakai baju. Tanggalkan bajumu itu."

Lalu rasulullah menanggalkan baju beliau.

Ukasyah berkata lagi, "saat engkau memukulku engkau mempunyai tongkat. Tapi sekarang aku tidak ada tongkat."

Lalu diberilah tongkat rasulullah saw kepada ukasyah.
Sekali....
Dua kali... Tongkat itu dihayun. Setelah itu dia membuang tongkat itu dan memeluk tubuh rasulullah saw.

Rasulullah berkata, "uksyah apa yang engkau lakukan ini?"

Jawab ukasyah, "ya rasulullah , aku merasakan ini saat akhir kehidupanmu ya rasulullah, izinkan untuk aku menyentuh kulitmu saat engkau masih hidup ya rasulullah..."

Note: sahabat nabi begitu mencintai rasulullah. Bagaimana kita?

عليگ السلام يا رسول الله...
عليگ السلام يا رسول الله...
عليگ السلام يا رسول الله...
اللهم صلى على محمد وعلى ال محمد...

No comments:

Post a Comment

jika ada yang tidak berbuas hati, komen atau pandangan silakan tinggalkan jejak anda di sini

Labels

Get widget here
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...